Obat Sakit Perut Anak, Obat Sakit Perut Alami, Obat Sakit Perut Melilit, Obat Sakit Perut Kembung, Obat Sakit Perut Herbal, Obat Sakit Perut Diare, Obat Sakit Perut Balita, Obat Sakit Perut Mules, Obat Sakit Perut Bayi

Sagu Obat Sakit Perut Pictures

Saya mau share sedikit, saya kena penyakit yg cukup langka, nama penyakitnya Colitis Ulcerative.

Ini adalah penyakit perut yg cukup parah, dimana saya sering merasa perut kembung dan pengen buang angin. Tapi sewaktu pengen buang angin kotorannya keluar juga. (Buang Air Besar juga). Sudah begitu, ada darahnya lagi, darahnya buanyak lagi.
Saking seringnya saya BAB darah, HB saya menjadi sangat rendah sekali. Saya pun sempat pingsan beberapa kali.

Saya di diagnosa penyakit ini di negeri Belanda (melalui endoscopy), yg katanya dokternya hebat2. Mereka malah gak tahu obatnya, saya malah dikasih obat paling ampuh dan sekaligus paling berbahaya di dunia yaitu: Prednison atou Osbason atau yg ada son-son nya lah. Ini memang obat paling ampuh di dunia. Para dokter bilang ini obat anti alergi. Semua penyakit sembuh kalo minum obat ini. Tapi obat ini hanya bekerja selama beberapa jam, setelah itu anda sakit lagi. Kalo obat ini anda minum terus menerus efek samping nya buanyak bangeeeeeeeeeeeeeet .

Obat Sakit Perut Anak, Obat Sakit Perut Alami, Obat Sakit Perut Melilit, Obat Sakit Perut Kembung, Obat Sakit Perut Herbal, Obat Sakit Perut Diare, Obat Sakit Perut Balita, Obat Sakit Perut Mules, Obat Sakit Perut Bayi



Setelah saya pulang ke Indonesia saya sakit lagi. Semua dokter di Indonesia gak ada yg tahu obatnya. (Semua dokter di dunia kali gak tahu obatnya).

Terus saya ketemu some one spesial yg biasa hidup di kampung. Dia kasih tahu obatnya, dan gampang lagi.

Ini diagnosa saya sementara.
Semua penyakit perut disebabkan oleh berkurangnya lapisan pelindung usus dan lambung.
Sehingga asam yg di produksi oleh tubuh kita langsung mengenai usus dan lambung kita, akibatnya perut kita sakit ato kita merasa kembung.
Pada beberapa kasus, bahkan terjadi pendarahan hebat pada usus dan lambung. Sehingga banyak orang bilang ususnya luka atau ususnya bolong. Padalah usus memiliki kemampuan recovery yg sangat hebat. (Inilah kekuasaan Allah).

Obatnya gampang saja:
1. Ambil segelas air putih biasa (tidak dingin dan tidak juga panas)
2. Masukkan 3 sendok makan Tepung SAGU.
3. (Optional / boleh tidak, boleh juga iya) Masukkan gula jawa ( Sesuai Selera)
4. (Optional / boleh tidak, boleh juga iya) Masukkan garam sesuai selera, untuk penyedap saja.
5. Minum deh.
(Simpel Buangeeeeeeeeet ya)

Jangan di campur apa2 dulu, karena saya kawatir campuran lainnya bisa menyebabkan iritasi pada lambung dan usus.

Setelah meminum resep ini di jamin semua gangguan perut yg ada di dunia ini hilang.
Perut terasa lega dan bisa buang angin dengan tenang, tanpa was-was akan keluar kotorannya juga :)
Hal ini disebabkan karena SAGU yg kita minum mampu melindungi usus dan lambung kita dari asam lambung yg berasal dari tubuh kita sendiri.

Penyakit yg mungkin bisa disembuhkan:
1. Perut Kembung (orang bilang kena angin duduk)
2. Mencret
3. Buang Air Besar dengan darah.
4. Muntah2
5. Semua gangguan perut.

Setahu saya banyak orang yg meninggal karena penyakit yg gejalanya mirip dengan penyakit saya.
Saya jg tahu kebanyakan orang frustasi karena sudah berobat ke banyak dokter tapi tidak sembuh2.

Kalo ada di antara anggota milis yg sudah mencoba resep saya dan ternyata sembuh, tolong kirim email ke milis ini ya. Supaya makin banyak orang yg tahu. Dengan demikian makin banyak orang yg bisa diselamatkan dan di sembuhkan.
Saya jg sudah mengirim saran saya ke beberapa milis berbahasa asing, tapi mereka kebanyakan menganggap remeh dan tidak mau mencoba.
»»  Baca Selengkapnya, Klik Di Sini...

Obat Sakit Perut, Hanya Humor dan Lelucon

INILAH.COM, Jakarta - Ada seorang pasien yang datang kepada seorang dokter, lalu menanyakan tentang penyakitnya yang saat ini sedang sakit perut.

"Dok, perut saya kok sehabis makan terasa perih, mual, mules, kembung.... Pokoknya sakit, Dok," tanya pasien.

"Ooo... Gampang ini ada dua tablet. Yang satu harus Anda makan dan yang satunya masukkan ke dalam dubur Anda. Bolehlah sekarang Anda mencobanya," jelas sang dokter.

Pasien itu lalu menelan obat yang dokter berikan. Lalu dokter memasukkan obat yang satunya lagi ke dubur pasiennya. Setelah itu, dokter pun memberikan obat tambahan lagi.

Obat Sakit Perut Anak, Obat Sakit Perut Alami, Obat Sakit Perut Melilit, Obat Sakit Perut Kembung, Obat Sakit Perut Herbal, Obat Sakit Perut Diare, Obat Sakit Perut Balita, Obat Sakit Perut Mules, Obat Sakit Perut Bayi

Di rumah ia lalu menceritakan kepada isterinya tentang obat yang diberikan oleh dokter tersebut. Setelah makan malam, ia pun memakan obat tersebut dan menyuruh isterinya memasukkan obat yang satu ke duburnya.

Lalu isterinya menyuruhnya nungging dan memegang pundaknya dan tangan yang satu memasukkan obat tersebut ke dalam duburnya, sehingga pada saat itu ia lalu berteriak. "Aaaaaaaahhhh..."

"Kenapa, Mas? Sakit ya?" tanya istrinya.

"Tidak," jawab si pasien.

"Abis kenapa?" sang istri penasaran.

"Aku teringat waktu dokter tadi memasukkan obat ke pantatku, tangannya ternyata kedua-duanya berada di pundakku," si pasien akhirnya mengaku.
»»  Baca Selengkapnya, Klik Di Sini...

Obat Sakit Perut, Mual dan Seperti Ingin Muntah

Tadi malam tiba-tiba Ocha muntah-muntah, perutnya terasa mual. Minum susu sedikit saja langsung muntah. Semalam tidak bisa tidur, kebetulan cuaca juga panas. Hanya saja alhamdulillah ulangan sekolah sudah selesai, sehingga besoknya bisa istirahat di rumah, kebetulan juga Ocha bilang tidak ada pelajaran yang harus mengulang.

Pagi harinya Kita ke dokter untuk memeriksakan sakit perut nya Ocha, soalnya sampai pagi perutnya masih terasa mual dan ingin muntah. Dari dokter diberikan obat:

  • Primperan 5, untuk perut mual dan muntah-muntahnya
Obat Sakit Perut Anak, Obat Sakit Perut Alami, Obat Sakit Perut Melilit, Obat Sakit Perut Kembung, Obat Sakit Perut Herbal, Obat Sakit Perut Diare, Obat Sakit Perut Balita, Obat Sakit Perut Mules, Obat Sakit Perut Bayi
  • Amoxsan 250, antibiotik
Obat Sakit Perut Anak, Obat Sakit Perut Alami, Obat Sakit Perut Melilit, Obat Sakit Perut Kembung, Obat Sakit Perut Herbal, Obat Sakit Perut Diare, Obat Sakit Perut Balita, Obat Sakit Perut Mules, Obat Sakit Perut Bayi
  • Dumin Parasetamol, obat turun panas
  • Benacol DTM Sirop, obat batuk

Setelah dari dokter kemudian mengantar surat ijin ke sekolah SD Plus Rahmat Kediri. Seharian Ocha istirahat di tempat Eyang nya.

Siangnya dia minta dibeliin buburnya McD, dan alhamdulillah setelah makan bubur perutnya sudah tidak terasa mual dan ingin muntah.

»»  Baca Selengkapnya, Klik Di Sini...

Obat Sakit Perut Tradisional Daun Jambu Biji Muda

Hari Jumat malam mama meriang, kepala senut2 sakit nggak nahan, pagi sabtu pas mau sholat subuh berasa hampir pingsan dan gak kuat bediri, tapi alhamdulillah setelah menenangkan diri sebentar masih bisa sholat subuh berdiri tegak he....he...he.....
Untung Sabtu itu mas dan abang libur karena siswa kelas 6 darmawisata tutup tahun, jadi nggak perlu ke dapur buru2....eee...e....ternyata mas Ivan juga panas.
Minggu pagi mama udah lumayan, tapi kok dilanjutakan diare ya......mas Ivan juga. Sehari mama bisa bolak2 ke wc mungkin sampe 30 kali, untung masih mau makan dan minum......mas Ivan dibawa ke dokter anak sebelah rumah ( ssttt tetangga kita dosen teknik juga, isterinya dokter anak nih...), mas Ivan dapat obat, mama cuma minum diapet aja.......

Senin dari mulai subuh sampe jam 9 pagi aja mama udah bolak-balik 8 kali buang air.....capeeekkk......kadang nggak ada yg keluar juga, pagi itu mbak jamu menawarkan mama utk dibuatin kunyit, katanya bagus utk sakit perut karena masuk angin....oke mama setuju, tapi kelamaan nunggu mama browsing internet dan buat sendiri ramuan dari daun jambu biji yg pohonnya ada dibelakang rumah.
Abis itu perutnya lumayan, sorenya mbak jamu bawain kunyit kentel langsung mama minum, maghrib mama udah bisa kentut dan perut makin enak......
Sebelum tidur minum lagi sisa kunyitnya, pagi ini minum lagi obat buatan sendiri........hhhhaaahhhhhh.........ternyata nggak enak kalo nggak bida kentut lebih dari sehari........

Obat Sakit Perut Anak, Obat Sakit Perut Alami, Obat Sakit Perut Melilit, Obat Sakit Perut Kembung, Obat Sakit Perut Herbal, Obat Sakit Perut Diare, Obat Sakit Perut Balita, Obat Sakit Perut Mules, Obat Sakit Perut Bayi


Ini ramuan obat sakit perut yg mama buat kemaren, nyontek dari internet juga kok: mudah dan enak juga benar2 berkhasiat.

Bahan:
10 lembar daun jambu biji muda
1 bh cabe merah
1 potong gula kelapa
3 biji asam jawa
1 liter air

Rebus semua bahan hingga menididih, dinginkan, minum 2x sehari satu gelas aja.....

Semoga bermanfaat....maaf kepanjangan, sambil curhat pulak he....he...he.....
»»  Baca Selengkapnya, Klik Di Sini...

Obat Sakit Perut Mujarab dan Ampuh Dengan SAGU

SAGU sebagai kita tahu memang untuk dimakan, akan tetapi sebenarnya sagu juga bisa digunakan untuk obat sakit perus seperti:
1. Perut Kembung (orang bilang kena angin duduk)
2. Mencret
3. Buang Air Besar dengan darah.
4. Muntah2
5. Semua gangguan perut.(insyaAllah)

Obat Sakit Perut Anak, Obat Sakit Perut Alami, Obat Sakit Perut Melilit, Obat Sakit Perut Kembung, Obat Sakit Perut Herbal, Obat Sakit Perut Diare, Obat Sakit Perut Balita, Obat Sakit Perut Mules, Obat Sakit Perut Bayi

ni dia caranya bikin ramuan obat sakit perut dari SAGU:
1. Ambil segelas air putih biasa (tidak dingin dan tidak juga panas)
2. Masukkan 3 sendok makan Tepung SAGU.
3. Masukkan gula jawa (Optional)
4. Masukkan garam sesuai selera, untuk penyedap saja.(Optional)
5. Tunggu apa lagi… Langsung aja diminum.
(Sangat Simpel Kaaaaaaannnn)

Jangan di campur apa2 dulu, karena dikawatirkan menyebabkan iritasi pada lambung dan usus. Setelah meminum resep ini di jamin semua gangguan perut yg ada di dunia ini hilang.(kecuali kelaperan)

Mungkin kalian pada bertanya-tanya kenapa SAGU bisa nyembuhin sakit perut.Hal ini disebabkan karena SAGU yg kita minum mampu melindungi usus dan lambung kita dari asam lambung yg berasal dari tubuh kita sendiri, yang dapat menimbulkan sakit perut karena telat makan, makan tidak teratur, magh,dll. untuk lebih jelasnya silakan baca pengalaman seseorang di website ini.

»»  Baca Selengkapnya, Klik Di Sini...

Obat Diare dan Obat Sakit Perut

Diare adalah peningkatan volume, keenceran atau frekuensi buang air besar.

Diare yang disebabkan oleh masalah kesehatan biasanya jumlahnya sangat banyak, bisa mencapai lebih dari 500 gram/hari.

Orang yang banyak makan serat sayuran, dalam keadaan normal bisa menghasilkan lebih dari 500 gram, tetapi konsistensinya normal dan tidak cair.

Dalam keadaan normal, tinja mengandung 60-90% air, pada diare airnya bisa mencapai lebih dari 90%.

Obat Sakit Perut Anak, Obat Sakit Perut Alami, Obat Sakit Perut Melilit, Obat Sakit Perut Kembung, Obat Sakit Perut Herbal, Obat Sakit Perut Diare, Obat Sakit Perut Balita, Obat Sakit Perut Mules, Obat Sakit Perut Bayi

Pengobatan

Diare merupakan suatu gejala, pengobatannya tergantung pada penyebabnya.

Kebanyakan penderita diare hanya perlu menghilangkan penyebabnya, misalnya permen karet diet atau obat-obatan tertentu, untuk menghentikan diare.

Kadang-kadang diare menahun akan sembuh jika orang berhenti minum kopi atau minuman cola yang mengandung cafein.

Untuk membantu meringankan diare, diberikan obat seperti difenoksilat, codein, paregorik (opium tinctur) atau loperamide.

Kadang-kadang, bulking agents yang digunakan pada konstipasi menahun (psillium atau metilselulosa) bisa membantu meringankan diare.

Untuk membantu mengeraskan tinja bisa diberikan kaolin, pektin dan attapulgit aktif.

Bila diarenya berat sampai menyebabkan dehidrasi, maka penderita perlu dirawat di rumah sakit dan diberikan cairan pengganti dan garam melalui infus.

Selama tidak muntah dan tidak mual, bisa diberikan larutan yang mengandung air, gula dan garam.

Untuk pemilihan golongan obat diare ini yang tepat ada baiknya anda harus periksakan diri dan konsultasi ke dokter.

Uraian obat Diare
  1. Racecordil

    Anti diare yang ideal harus bekerja cepat, tidak menyebabkan konstipasi, mempunyai indeks terapeutik yang tinggi, tidak mempunyai efek buruk terhadap sistem saraf pusat, dan yang tak kalah penting, tidak menyebabkan ketergantungan. Racecordil yang pertama kali dipasarkan di Perancis pada 1993 memenuhi semua syarat ideal tersebut. Berdasarkan uji klinis didapatkan bahwa anti diare ini memberikan hasil klinis yang baik dan dapat ditoleransi oleh tubuh. Produk ini juga merupakan anti diare pertama yang cara kerjanya mengembalikan keseimbangan sistem tubuh dalam mengatur penyebaran air dan elektrolit ke usus. Selain itu, Hidrasec pun mampu menghambat enkephalinase dengan baik. Dengan demikian, efek samping yang ditimbulkannya sangat minimal.

  2. Loperamide

    Loperamide merupakan golongan opioid yang bekerja dengan cara emeperlambat motilitas saluran cerna dengan mempengaruhi otot sirkuler dan longitudinal usus. Obat diare ini berikatan dengan reseptor opioid sehingga diduga efek konstipasinya diakibatkan oleh ikatan loperamid dengan reseptor tersebut. Efek samping yang sering dijumpai ialah kolik abdomen, sedangkan toleransi terhadap efek konstipasi jarang sekali terjadi.

  3. Nifuroxazide

    Nifuroxazide adalah senyawa nitrofuran memiliki efek bakterisidal terhadap Escherichia coli, Shigella dysenteriae, Streptococcus, Staphylococcus dan Pseudomonas aeruginosa. Nifuroxazide bekerja lokal pada saluran pencernaan.

    • Aktifitas antimikroba Nifuroxazide lebih besar dari obat anti infeksi intestinal biasa seperti kloroyodokuin.
    • Pada konsentrasi encer (1 : 25.000) Nifuroxazide masih memiliki daya bakterisidal.

    Obat diare ini diindikasikan untuk dire akut, diare yang disebabkan oleh E. coli & Staphylococcus, kolopatis spesifik dan non spesifik, baik digunakan untuk anak-anak maupun dewasa.

  4. Dioctahedral smectite

    Dioctahedral smectite (DS), suatu aluminosilikat nonsistemik berstruktur filitik, secara in vitro telah terbukti dapat melindungi barrier mukosa usus dan menyerap toksin, bakteri, serta rotavirus. Smectite mengubah sifat fisik mukus lambung dan melawan mukolisis yang diakibatkan oleh bakteri. Zat ini juga dapat memulihkan integritas mukosa usus seperti yang terlihat dari normalisasi rasio laktulose-manitol urin pada anak dengan diare akut.

Di medicastore.com anda dapat mencari informasi obat yang lengkap hingga harga secara mudah dengan mengetikkan di search engine medicastore nama generiknya. Sehingga anda dapat memilih dan beli obat diare sesuai dengan kebutuhan anda.

»»  Baca Selengkapnya, Klik Di Sini...

Obat Sakit Perut untuk Balita

Saluran pencernaan balita, terutama perut, sangat sensitif. Tidak heran bila mereka sering mengalami masalah yang berhubungan dengan perut. Apa saja dan bagaimana menanganinya?

Perut adalah bagian tubuh yang paling sensitif, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Pada anak balita, masalah pada perut dan gangguan pencernaan kerap mereka alami. Misalnya gangguan kembung, diare atau disentri, muntah serta lainnya. Menurut Dr. Hinky Hindra Irawan Satari, Sp.A, MTrop.Paed., ada banyak penyebab yang bisa mengakibatkan balita terkena sakit perut.

Obat Sakit Perut Anak, Obat Sakit Perut Alami, Obat Sakit Perut Melilit, Obat Sakit Perut Kembung, Obat Sakit Perut Herbal, Obat Sakit Perut Diare, Obat Sakit Perut Balita, Obat Sakit Perut Mules, Obat Sakit Perut Bayi


"Sakit perut dapat diderita akibat dua sebab, yaitu adanya unsur penyakit dan faktor psikis," papar dokter ahli pediatri dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta. "Sakit perut yang diakibatkan oleh penyakit, sebagian besar akibat gangguan pada saluran pencernaan. Misalnya, diare, sembelit, laktosa intolerence, radang saluran cerna dan cacingan."

Berikut ini beberapa keluhan seputar perut dan saluran pencernaan, yang umum terjadi pada balita:
DIARE
Diare adalah kondisi di mana frekuensi BAB meningkat dari biasanya, disertai dengan feses yang lebih cair. Ada tiga hal yang menyebabkan si kecil mengalami diare, yaitu faktor makanan, perjalanan yang melelahkan, dan akibat adanya infeksi saluran cerna.

Infeksi saluran cerna, umumnya disebabkan kuman pembawa penyakit, seperti bakteri Escherichia coli pada air yang kurang bersih. Bakteri ini masuk melalui makanan ke saluran pencernaan, dan berkembang biak dalam usus - terutama usus besar (kolon). Jika jumlahnya berlebihan, bakteri ini dapat menimbulkan sakit perut serta diare atau mencret.

Dampaknya, kerja usus terganggu karena tak bisa menyerap sari makanan dari makanan yang kita konsumsi. Suplai zat-zat makanan yang diperlukan untuk tumbuh-kembang anak serta untuk kecerdasan otak pun terganggu. Lebih fatal lagi, jika telah menyebabkan anak dehidrasi (kekurangan cairan tubuh secara berlebihan), yang jika terlambat ditangani bisa menyebabkan kematian.

Tanda-tanda:
Anak bersikap rewel atau justru apatis dan lesu pada dehidrasi yang lanjut. Bagi anak usia di bawah 1 tahun, dapat ditemukan tanda ubun-ubun yang cekung. Pada dehidrasi yang ringan dan sedang, anak akan merasa haus. Namun bila dehidrasinya berat, anak justru tidak merasa haus lagi.

Pada kulit perut terdapat turgor kulit, atau berkurang kelenturannya. Cara memeriksanya dengan menjepit/mencubit kulit selama 30-60 detik, kemudian lepaskan. Bila turgor kulit anak masih baik, kulit akan cepat kembali ke keadaaan semula. Bila tidak, lambat kembalinya. Selain itu, anak yang mengalami dehidrasi, matanya akan terlihat cekung, mulut dan lidah pun terasa kering.

Penanganan:
Pada kondisi tertentu, diare bisa berakibat fatal. Segera ke dokter bila sakit perut si kecil terus-menerus berlangsung selama 6 jam atau lebih, disertai muntah, tak mau minum, mata nampak cekung, pusing, dan berat badan turun. Agar tak sampai terjadi dehidrasi, usahakan si kecil tetap minum (ASI, susu atau cairan lain).

Bila anak Anda sudah lebih besar, berikan larutan oralit. Biasanya balita perlu sekitar 3 bungkus oralit yang dicampur ke dalam 200 cc air, sedikit demi sedikit. jangan memberi makanan yang merangsang timbulnya sakit perut. Untuk sementara bisa diberikan makanan lembek agar mudah dicerna.

Pencegahan:
Jaga kebersihan makanan si kecil, begitu juga dengan alat makannya. Pada balita, pastikan makanan yang ia konsumsi bersih dan sehat, dan meminum air yang dipastikan sudah matang/mendidih. Hindari mengkonsumsi jajanan yang tidak terjamin kebersihannya.

SEMBELIT
Sembelit merupakan kondisi di mana frekuensi buang air besar (BAB) tidak lancar dan kondisi feses (kotoran) yang keras dan kering. Akibatnya, feses sulit dikeluarkan atau ketika dikeluarkan menimbulkan rasa nyeri. Sembelit terjadi karena adanya perlambatan pergerakan feses pada usus besar, faktor umur, pola makan, dan kebiasaan si anak sendiri.

"Feses merupakan produk akhir metabolisme yang harus dibuang. Apabila tetap ada di usus besar, zat tertentu dalam feses itu dapat meracuni tubuh. Makin lama di dalam usus besar, akan menyerap air, sehingga tinja makin keras dan makin sulit dikeluarkan," ungkap Hindra.

Tanda-tanda:
Anak rewel karena perut menjadi tak nyaman, biasanya perut agak membesar dan keras bila ditekan. Tidak BAB selama beberapa hari atau jika BAB, fesesnya keras dan kering. Gejala lain, meliputi rasa nyeri di anus saat BAB, kram perut, mual, muntah, dan berat badan menjadi turun.

Pencegahan:

  • Makanan harus cukup mengandung serat
  • Gerak badan/berolahraga secara teratur
  • Cukup minum
  • Sebisa mungkin mengurangi konsumsi obat-obatan yang menyebabkan konstipasi (sembelit)
  • Larang anak menahan buang air besar
  • Biasakan pup secara teratur.
Penanganan:
Dengan menggunakan obat-obatan, baik yang secara oral (dari mulut) maupun anal (dari anus).

LAKTOSA INTOLERANCE
Intoleransi laktosa bisa menjadi penyebab sakit perut pada balita, tapi lebih sering pada bayi. Pada anak yang mengalami intoleransi laktosa, usus tak dapat mencerna laktosa dengan baik. Akibatnya, bila ia diberi susu yang banyak mengandung laktosa, akan banyak terjadi gas dalam ususnya. Akibatnya perut banyak menyimpan gas, akibatnya dinding saluran cerna jadi teregang dan timbulah rasa nyeri.

Tanda-tanda:
Ketidakmampuan menyerap laktosa (laktosa intoleran), bisa menyebabkan si kecil mengalami gejala penyakit gastrointestinal, seperti diare, flatulence atau penumpukan gas di dalam perut/usus dan nyeri perut lainnya.

Penanganan:
Makanan prebiotik, misalnya Yogurt--merupakan enzim hasil fermentase lactic, seperti laktase-- dapat mengubah laktose menjadi lactic acid.

Pencegahan:
Gantilah susunya dengan minuman lain yang rendah kadar laktosanya.

USUS BUNTU
Penyakit usus buntu atau apendisitis, adalah penyakit yang datang secara tiba-tiba dan penyebabnya macam-macam. Bisa karena pembesaran kelenjar-kelenjar dalam perut sehingga menjepit usus buntu, atau lantaran infeksi karena cacing. Usus buntu bisa meradang kalau ada kotoran atau benda-benda asing yang masuk ke sana.

Akibat mekanisme kerja usus tidak bisa dikontrol, benda-benda asing tersebut mengeras dan masuk ke dalam usus buntu. Kemudian usus buntu yang sempit itu jadi makin tersumbat karena cairan yang diproduksi oleh usus buntu, tidak bisa mengalir ke usus besar.

Terjadilah pembengkakan yang bisa merusak dinding usus buntu dan memudahkan kuman datang menyerang. Misalnya, kuman Escherichia coli, Streptococcus atau basil-basil lain yang sering terdapat di dalam usus yang normal. Bila radang ini dibiarkan, bisa menyebabkan kebocoran.

Tanda-tanda:
Diawali dengan sakit perut, rasa mual, tidak nafsu makan dan si kecil malas bermain. Sakit di bagian kanan bawah perut, bisa terasa parah sekali, sebab otot paha atas berada tepat di bawah usus buntu. Jadi gerakan sekecil apapun bisa menimbulkan rasa sakit. Bahkan, menarik napas dalam-dalam, batuk, atau bersin pun sakit.

Bila usus buntu terletak pada tempat yang normal, rasa nyeri akan menetap dan terpusat di daerah perut kanan bawah. Namun bila apendiks terletak rendah sekali di dalam rongga panggul anak, nyeri di perut tidak terlalu terasa. Yang menyiksa adalah bila usus buntu anak terletak dekat dengan ureter (saluran ginjal).

Rasa nyeri akan menjalar ke daerah kelamin disertai rasa panas. Tak jarang, bila ureter meradang, air kencingnya pun berdarah. Ia juga akan mengalami susah buang air besar/sembelit, tidak bisa buang angin dan diare. Gejala selanjutnya adalah demam tinggi. Panas tinggi (lebih dari 40 derajat celcius) yang menyerang tak lama setelah timbul sakit di bagian perut ini, akibat kebocoran usus buntu.

Penanganan:
Terapi yang tepat untuk penderita apendisitis adalah membuang usus buntunya. Setelah dibuang, barulah kondisi tubuh bisa pulih kembali dibantu obat-obatan dan istirahat. Pada operasi yang dilakukan secara dini, anak yang menderita usus buntu tanpa komplikasi bisa sembuh dalam 5-6 hari. Pada hari-hari pertama, bahkan sudah dianjurkan untuk berjalan-jalan.

Supaya radang usus buntu tidak menjadi fatal dan diperparah oleh komplikasi, orangtua disarankan untuk selalu memperhatikan perubahan pada anak. Karena bukan tidak mungkin gejala-gejala penyakit usus buntu ini terabaikan hanya gara-gara orangtua tidak teliti. Apalagi perkembangan penyakit ini bisa menjalar dengan cepat.

Pencegahan:
Agar terhindar dari kasus usus buntu yang fatal, orangtua sebaiknya lebih memperhatikan dan mengenali perubahan yang terjadi pada anaknya. Terutama pada saat anak mulai mengkonsumsi makanan padat (seperti orang dewasa). Sebab, kapan pun anak bisa terserang usus buntu.

KEMBUNG
Normalnya, setiap orang mengeluarkan gas baik lewat mulut (oral) atau anus (anal). Setiap hari, kita bisa mengeluarkan gas sebanyak 8-20 kali. Sayangnya, kadang tak berjalan lancar bila jumlah gas dalam perut dan usus berlebih, tapi tak bisa mengeluarkannya. Akibatnya, perut terasa kembung dan sakit. Kembung bisa timbul dari berbagai sebab. Seringkali oleh adanya udara yang tertelan saat makan atau minum, khususnya jika kita makan dengan cepat.

Bisa juga, gas atau udara yang dihasilkan makanan yang dimakan. Makanan tinggi serat seperti kacang-kacangan, sayuran, buah, dan biji-bijian, dapat menghasilkan gas dalam jumlah besar. Atau pada beberapa jenis makanan yang mengandung karbohidrat, tidak bisa dicerna secara sempurna oleh sistem pencernaan kita, baik oleh enzim maupun bakteri alami yang ada di dalam usus.

Penanganan:
  • Makanan/minuman yang hangat akan membuat gas dalam perut mengembang. Meski awalnya terasa sakit, namun panas dari makanan/minuman akan mengusir gas yang terperangkap.
  • Tempelkan botol air hangat yang diselimuti kain pada perut bayi, atau angkat bayi dalam posisi berdiri, usap atau tepuk-tepuk punggungnya sedikit, sampai bersendawa. Meninggikan kepalanya lebih tinggi dari bagian tubuh lainnya juga bisa membantu.
  • Berbaring telentang, lalu tekuk kedua kaki dan tarik ke arah dada. Atau telungkupkan anak dengan posisi bersujud, lalu pukul-pukul bagian punggung. Bisa juga, berbaring menghadap ke kanan.
  • Usapkan minyak angin, minyak telon, atau minyak kayu putih ke perut. Sedot juga minyak angin dengan saputangan.
  • Gunakan obat bebas anti-kembung yang mengandung simetikon atau metilpolisiloksan aktif. Misalnya Promag, Mylanta Forte, Maalox Plus, Waisan, atau Enzyplex.
  • Jika kembung tak hilang selama lebih dari 3 hari, muka pucat, berat badan turun, dan feses berbau sekali, kemungkinan tubuh kesukaran mencerna lemak.
Pencegahan:
Cara termudah mencegah kembung adalah dengan mengubah pola makan. Misal:
  • Konsumsi serat secara bertahap.
  • Hindari makanan pemicu gas. Selain kacang-kacangan, kubis, brokoli, brussel sprout (kol belgia), bawang-bawangan, bunga kol, tepung gandum utuh, pisang, aprikot, susu, makanan yang digoreng dan digulai, bisa menyebabkan kembung.
  • Hindari snack yang memakai pemanis fruktosa atau sorbitol. Juga softdrink berkarbon, permen karet, dan minum melalui sedotan. Makanan ini dapat meningkatkan jumlah gas atau udara yang masuk saluran pencernaan.
  • Perlambat makan. Beri jeda 20-30 menit setelah makan sebelum melakukan aktivitas lainnya.
  • Hindari makan terlalu kenyang.
  • Jangan ditahan-tahan. Jika tubuh ingin mengeluarkan gas, keluarkan saja. Asalkan, dengan cara yang sopan.
CACINGAN
Cacingan adalah penyakit yang disebabkan oleh cacing-cacing khusus (cacing gelang, cacing tambang, dan cacing cambuk) yang ditularkan melalui tanah. Tempat 'bersarang' cacing-cacing ini di dalam tubuh manusia pun berbeda, ada yang bersarang di usus halus, misalnya cacing gelang dan cacing tambang. Ada juga yang bermukim di usus besar seperti cacing cambuk.

Anak yang terkena penyakit cacingan mengalami berbagai gejala, tergantung jenis cacing yang menginfeksi dirinya. Infeksi cacing gelang dimulai dengan masuknya telur cacing yang infektif (yang mengandung larva) secara tidak sengaja melalui makanan. Melalui makanan inilah, nantinya cacing-cacing ini masuk dan berkembang biak di dalam tubuh si kecil.

Tanda-tanda:
Sebenarnya, infeksi cacing cambuk yang ringan tidak terlalu kelihatan gejalanya. Namun bila infeksinya cukup parah, penderita akan mengalami gejala yang mirip dengan sakit diare. Bila diare ini dibiarkan berlangsung terus-menerus, anak bisa mengalami perdarahan usus menahun dan anemia (kurang darah).

Ini lantaran cacing cambuk dewasa memasukkan kepalanya yang tajam ke dinding usus besar. Sehingga timbullah kerusakan dan luka-luka. Pada kasus yang sangat parah (namun jarang) usus besar bahkan bisa sampai keluar lewat anus. Infeksi pada tahap ini juga menyebabkan sakit perut yang parah pada anak. Gejalanya, perut kembung, mual, dan muntah.
Penanganan:
Cacingan sebenarnya sangat mudah disembuhkan. Cukup dengan memberikan obat cacing. Saat ini banyak dijual obat pembasmi cacing, yang sekaligus bisa mengobati infeksi yang ditimbulkannya. Namun sebelum memberikan obat cacing, tinja atau kotoran si anak diperiksakan dulu ke laboratorium. Ini untuk memastikan apakah memang betul ada telur cacing di dalamnya.

Pencegahan:
  • Biasakan mencuci sayuran dengan air yang mengalir (kran), lakukan 2-3 kali.
  • Biasakan anak mencuci tangan dan kaki dengan sabun. Air sabun dapat melepaskan telur cacing.
  • Jangan lupa memotong kuku anak.
  • Tutup semua makanan dengan tudung saji.
  • Jangan membeli jajanan yang tidak tertutup.
FAKTOR PSIKIS
Kebanyakan sakit perut yang diderita pada anak, sebagian besar penyebabnya karena faktor psikis. Namun untuk memastikannya harus dikonsultasikan pada dokter, agar benar-benar yakin bahwa memang tak ada masalah organik yang melatarbelakanginya. Pada anak yang sakit perut karena psikis, biasanya memiliki keadaan emosional yang cenderung mudah stres atau pencemas.

Biasanya keluhan ini dipicu oleh pola asuh orangtua yang terlalu perfeksionis, sehingga anak jadi stres. Oleh karena itu, sebagai orangtua perlu benar-benar memperhatikan perilaku anak. Misal, apakah ia benar-benar tampak kesakitan atau ia masih bisa bermain-main, berlari-lari, dan melakukan aktivitas yang lain, seakan lupa dengan sakit perutnya.

Penanganan:
Apabila hal ini terjadi berulang kali, tak ada salahnya untuk membawa si kecil ke psikiater atau psikolog anak. Selain mencari penyebabnya, mereka juga akan memperhatikan apakah ada faktor lingkungan yang mempengaruhinya. Misal, orangtua yang menuntut terlalu tinggi pada anak, maka mau tak mau lingkungannya perlu diperbaiki. (Rahmi Hastari)

Sumber: Tabloid Ibu Anak

»»  Baca Selengkapnya, Klik Di Sini...